Syaikh Musthofa Al-Gholayayni pernah berkata:
"Amal itu laksana raga dan ikhlas itu adalah jiwanya."
Syaikh Abdul Qodir Al-Jiylani pernah berkata:
"Janganlah kalian suka atau membenci seseorang kecuali setelah mencocokkan perbuatan mereka dengan Alqur'an dan Hadits. Supaya kalian tidak menyukainya atau membencinya dengan hawa nafsu."
Sayyidina Umar RA pernah berkata:
"Sering-seringlah untuk mengingat ALLAH karena itu adalah obat. Dan jauhilah ghibah (menggunjing) karena itu adalah penyakit."
Imam Ghozali pernah berkata:
"Ketahuilah bahwasanya Agama itu memiliki dua bagian. Yang pertama ialah meninggalkan larangan dan yang terakhir adalah menjalankan ta'at. Menjauhi larangan itu lebih berat. Kalau melaksanakan ta'at semua orang itu mampu, sedangkan meninggalkan kesenangan (maksiat, red) itu tidak ada yang mampu kecuali Shiddiqun.
Syaikh Al-Awza'i berkata:
"Tidak ada sesuatu yang lebih dibenci ALLAH dari pada seorang 'alim yang mengunjungi seorang 'amil (pemerintah/penguasa, red)."
Sayyidina Abu Dzarr RA pernah berkata:
"Menyendiri itu lebih baik dari pada perkumpulan yang jelek, sedangkan perkumpulan yang baik itu lebih baik dari pada menyendiri."
Imam Romli pernah berkata:
"Hakikat tawakkal itu meninggalkan ketergantungan kepada selain ALLAH."
Imam Ghozali pernah berkata:
"Jagalah qolam (pulpen, red) dari apapun yang diwajibkan untuk menjaga lisan."
Shohib At-Ta'rifat pernah berkata:
"Zuhud itu membenci dunia dan berpaling darinya."
Syaikh Sulaiman Aljamal pernah berkata:
"Sabar meninggalkan maksiat adalah ta'at."
Syaikh Abdul Wahhab Asy-Sya'roni pernah berkata:
"Urwah bin Zubair RA pernah berkata: "Biasakanlah diri kalian untuk bersikap tawaadhu', karena sesungguhnya tawaadhu' itu adalah ni'mat yang agung dan tidak ada orang yang iri akan ni'mat itu."
Syaikh Abu Abdillah Al-Mazini pernah berkata:
"Barang siapa yang tidak memandang kepada orang-orang ahli maksiat dengan mata rohmah (belas kasihan) maka orang tersebut telah keluar dari jalan kebenaran."
Imam Ghozali pernah berkata:
"Setiap orang yang menganggap dirinya lebih baik dari salah satu makhluk ALLAH adalah orang yang sombong."
Syaikh Asy-Syaddzili pernah berkata:
"Biasakanlah untuk meminta ampunan kepada ALLAH walaupun engkau tidak memiliki dosa."
Imam Syafi'i pernah berkata:
"Barang siapa yang dipancing kemarahannya dan ia tidak marah, maka sama saja antara dia dan himar. Dan barang siapa yang dimintai keridhoannya dan ia tidak mau meridhoi, maka sama saja antara dia dan syetan."
Syaikh Ibnu Al-Mubarok pernah berkata:
"Andaikan berbicara dalam rangka ta'at kepada ALLAH itu bagaikan perak, maka diam untuk menjaga agar tidak maksiat kepada ALLAH itu ibarat emas."
Syaikh Ahmad bin 'Athoillah pernah berkata:
"Janganlah engkau bergembira lantaran ta'at itu berasal darimu, namun bergembiralah lantaran ta'at itu berasal dari ALLAH untukmu."
Robi'ah Al-Adawiyyah pernah berkata:
"Andai kata mati itu dijual, maka aku orang yang pertama kali membelinya karena ingin segera berjumpa dengan Allah lebih dekat lagi."
Rabu, 01 Juli 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar